Selasa, 28 Mei 2013

Pendapat

tree
Mereka menyebutnya "tidak konsisten". Ya memang bila dilihat dari ilmu yang bernama IMK ( Interaksi Manusia dengan Komputer ) yaitu terdapat poin di mana apabila kita membuat suatu antar muka baik itu berupa aplikasi dekstop ataupun aplikasi online yaitu berupa web harus konsisten. Dalam artian setiap tampilan seperti menu ataupun fitur-fitur dari aplikasi yang ada haruslah konsisten dan tidak berubah-ubah. Hal ini ditujukan agar user atau pengguna tidak menemukan banyak kesulitan dalam menggunakan suatu aplikasi tersebut. Namun apabila ditinjau dari sisi lain, dalam hal ini segi kreasi atau kreatif, menurut saya hal tersebut dapat dikesampingkan karena nilai dari kekonsistenan itu dapat dilihat daru banyak hal tidak hanya dari segi tampilan dan konten saja. Kita ambil contoh, blog yang menerapkan konsep blogazine mungkin bisa disebut mengabaikan segi kekonsistenan itu.

Namun konsisten di sini bisa dikatakan sebagai konsisten dalam segi konten yaiu dari suatu aplikasi khususnya tampilan web ataupun blog yang rapi, terstruktur dengan baik dan memiliki nilai seni tersendiri. Namun tanpa menghilangkan dari nilai yang harus dimiliki oleh suatu aplikasi itu sendiri. Memang jika kita menerapkan konsep blogazine ataupun art direction, pembaca akan merasa sedikit aneh dan bingung karena jika pembaca melihat 1 artikel ke artikel lainnya,  memiliki tampilan yang berbeda-beda. Jadi seakan-akan pembaca dialihkan ke blog/web lain. Namun kenyataanya tidak sama sekali, ini hanya merupakan suatu konsep di manan tampilan akan berbeda dan berubah pada setiap artikelnya.

Mungkin banyak yang kurang setuju dengan konsep blogazine ataupun post unik ini, karena memusingkan pembaca "katanya", tapi menurut saya konsep ini akanlah sangat berguna jika pembaca memiliki cita rasa seni yang tinggi. Mengapa?, karena pembaca seakan-akan dibawa menuju suasana yang berbeda ketika membaca suatu artikel ang di dalamnya menerapkan konsep ini, sehingga pembaca tidak akan merasa cepat bosan dalam membaca artkel yang ada di blog kita.

Selain itu juga sesuai dengan namanay blogazine ( blog + magazine ) yaitu tampilannya seperti magazine (majalah), sehingga kita dapat berkreasi sesuai dengan ide yang kita miliki. Namun blog saya ini lebih condong ke "Art Direction"  begitu katanya, kata orang yang lebih mengerti tentang hal ini. Jadi blog art direction tidakhanya dan tidak harus selalu seperti majalah online saja tampilannya, tetapi bisa lebih aneh dan unik lagi. Apabila blogazine mungkin hanya isi dari bacaannya saja yang menyerupai majalah namun art direction bisa lebih aneh lagi. Blog ini boleh saja jika ada orang yang menyebutnya sebagai blogazine ataupun art direction, namun saya lebih suka menyebut blog saya ini sebagai unique post saja, karena tidak terbatas harus seperti majalah online tampilannya.

7 komentar:

  1. Kebanyakan orang tidak bisa membedakan antara KONSITEN dengan MONOTON :)
    Konsisten itu mengenai pola dan tingkah laku yang tegas terencana untuk mencapai sebuah hasil, sedangkan monoton itu lebih mengarah ke hasil yang tidak berubah.

    Makin mateng saja desainnya mas. Hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalo udah matang saya cobain mas, rasanya enak apa nggak :D

      Hapus
    2. mang makin mateng lah nih....

      blogazine yang patut di contoh juga nih.... :D

      Hapus
  2. saya setuju dengan bang taufik bedakan konsistensi dan monoton, Blogazine membutuhkan konsistensi, bukan monotonsi :) atau apalah namanya hehe. Seseorang yang melakukan konsistensi suatu saat merasakan apa yang disebut titik jenuh.DIsini ujian sebenarnya, jika dia sanggup melewatinya, dia akan tetap konsisten dalam kreasi, jika tidak, dia akan lari dan akhirnya meninggalkan apa yang telah dia mulai :)

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan bijak :)