Sabtu, 24 November 2012

Perfeksionisme

Perfeksionisme

Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna, mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi. Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme. Pada bentuknya sebagai penyakit, perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detail suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif, sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun.

Orang yang potensial namun perfeksionis akan terhambat kemampuannya. Hasrat menciptakan produk, website atau konten terbaik adalah hal yang perlu, namun seorang perfeksionis akan menemukan banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu. Masalah perfeksionis adalah tindakannya yang cenderung suka menunda-nunda dan akhirnya capek sendiri. Obsesinya akan kesempurnaan menjadi beban pikiran dan meletihkan perasaannya. Orang perfeksionis akan cepat kehabisan energi karena terus cemas tentang bagaimana menyempurnakan website-nya atau berpikir seandainya dulu saya begini atau begitu.

"Bahkan satu titik debu pun sangat-sangat diperhatikan. Jangankan untuk melihat suatu kesalahan ataupun suatu goresan kecil, melihat sebuah titik hitam yang sangat kecil yang dirasa mengganggu kesempurnaan penampilannya pun diperhatikan. Itulah orang yang perfeksionis. Saya rasa saya tidak akan pernah sanggup menjadi makluk (manusia) seperti itu. Ingin menjadi seperti itu, namun butuh usaha yang sangat keras terhingga untuk menjadi seperti itu."




18 komentar:

  1. cie cie.... mantaf..mas :]
    oiya,ini blog baru ya ? kok saya baru lihat ? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. udah lama kok, cman baru di oprek lagi sekarang.

      Hapus
  2. kalo narsis ada nyambung nyambungnya dikit kali ya :D

    BalasHapus
  3. bentar... apa hubungannya perfeksionisme ama kelereng? :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. liat, kelerengnya ga ada cacatnya kan?

      haha, ga mas cman gambar aja ga ada hubungannya :)

      Hapus
  4. Ya, walaupun separuh dari sifat perfeksionis perlu dicontoh .. Kritis dalam berfikir .. :)
    Sip mas Bayu .. (y)

    BalasHapus
  5. sifat orang introvert :D

    BalasHapus

Silahkan berkomentar dengan bijak :)